Alasan Memilih Golput

Alasan politis bukan satu-satunya dalih bagi masyarakat untuk memboikot pemilihan presiden 8 Juli 2009. Di sejumlah daerah, kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari menjadi alasan untuk menjadi golput pada pilpres mendatang.

Seperti yang dilakukan petani tembakau di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Mereka berdemo memrotes sulitnya mendapatkan minyak tanah yang diperlukan untuk mengeringkan tembakau. Bila tidak segera dikeringkan, tembakau akan busuk dan petani rugi besar. Petani mengancam tak mencontreng jika suplai minyak tanah tidak segera datang.

Ancaman golput juga disuarakan ratusan warga Takalar, Sulawesi Selatan, yang sedang bersengketa lahan dengan PT Perkebunan Nusantara IV. Mereka berdemo di depan kantor perusahaan menuntut tanah yang digarap PTPN segera dikembalikan. Bila tidak, mereka tidak akan ikut mencontreng pada pilpres mendatang.

Dalam demo di DPRD Sumatra Utara, ratusan buruh PT Buana Multicorpora juga mengancam akan memboikot pilpres jika hak-hak normatif pembayaran mereka tidak dibayarkan serta bila tidak segera dipekerjakannya 400 buruh kontrak yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, tanpa perlu demo, sebagian nelayan di Tegal, Jawa Tengah, memastikan tidak akan ikut pilpres mendatang. Pada 8 Juli mereka lebih memilih melaut dari pada datang ke tempat pemungutan suara untuk mencontreng. Menurut mereka, pemilu tidak akan menaikkan taraf kesejahteraan para nelayan. Apalagi saat ini musim bagus untuk mencari ikan

Dikutil dari : http://id.news.yahoo.com/lptn/20090707/tpl-berbagai-alasan-memilih-golput-e5c0aa3.html

Satu Tanggapan

  1. [...] Alasan Memilih Golput [...]

Komentar telah ditutup